Terkini

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id

Pendidikan

Kemendikdasmen Gelar Malam Tasyakuran Hardiknas 2025, Apresiasi Kolaborasi Majukan Pendidikan Inklusif

Kemendikdasmen Gelar Malam Tasyakuran Hardiknas 2025, Apresiasi Kolaborasi Majukan Pendidikan Inklusif
09bfaaca3b5735e3.jpg (Foto: BeritaOpini/Dokumentasi)
Editor

Editor

Sabtu, 05 Juli 2025 | 22:19 WIB

Dalam semangat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Malam Tasyakuran sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam transformasi pendidikan di Indonesia. Acara ini berlangsung hangat dan penuh makna di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, pada Senin (26/5).

Mengusung tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, acara ini turut dihadiri oleh lebih dari 200 undangan dari berbagai latar belakang, seperti pemerintah daerah, organisasi mitra, komunitas pendidikan, media, serta tokoh-tokoh inspiratif di dunia pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang selama ini konsisten mendukung kemajuan pendidikan di Tanah Air. “Kita telah meletakkan fondasi kokoh untuk pendidikan masa depan Indonesia, berkat kontribusi bersama dari institusi maupun individu,” ujar Menteri Mu’ti.

Ia juga menyoroti berbagai capaian dan peluncuran program strategis selama Bulan Pendidikan, termasuk salah satu tonggak penting, yaitu Program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 2 Mei 2025 di Bogor. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berbasis teknologi untuk semua siswa di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan bahwa malam tasyakuran ini tidak sekadar seremoni, melainkan momen reflektif dan penguatan sinergi antarpemangku kepentingan. “Melalui acara ini, kita ingin membangkitkan semangat gotong royong dan menyadarkan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi pendidikan yang adil dan inklusif,” ujarnya.

Sebanyak 115 penghargaan diserahkan pada malam itu, meliputi berbagai kategori seperti individu inspiratif, institusi pendidikan, pemerintah daerah, mitra pembangunan, media, dan jurnalis yang aktif mengangkat isu pendidikan.

Kemendikdasmen berharap semangat kolaboratif yang tercermin dalam Malam Tasyakuran ini terus tumbuh dan menginspirasi seluruh lapisan masyarakat, memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, adil, dan merata di seluruh penjuru negeri.

Baca Juga