rajaseo
mendikdasmen

Kemendikdasmen Tanamkan Pelestarian Bahasa Daerah Lewat Hidden Kurikulum di Sekolah

5 Jul 2025
331x
Ditulis oleh : FDT

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menyiapkan dua pendekatan penting dalam rangka pelestarian bahasa daerah di sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan bagian penting dari jati diri dan keutuhan bangsa yang harus dijaga melalui sistem pendidikan.

Dalam pernyataannya di Kompleks PPSDM, Depok, Senin 26 Mei 2025, Mu’ti menjelaskan dua jalur pelestarian bahasa daerah. Pertama, melalui kurikulum muatan lokal yang memungkinkan setiap sekolah di daerah untuk mengajarkan bahasa daerah sebagai bagian dari mata pelajaran resmi. Kedua, melalui kegiatan co-kurikuler dan hidden kurikulum, bahasa daerah akan ditanamkan secara kultural dalam aktivitas belajar mengajar sehari-hari.

“Penggunaan bahasa daerah dan juga budaya-budaya daerah akan kami integrasikan dalam berbagai kegiatan baik di sekolah maupun di luar sekolah, dan kami integrasikan itu sebagai bagian dari hidden kurikulum yang melekat pada gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujar Mu’ti.

Pendekatan hidden kurikulum ini mencakup kebiasaan-kebiasaan yang ditanamkan dalam interaksi siswa, seperti kebiasaan bermasyarakat, gotong royong, serta komunikasi santun dengan menggunakan bahasa lokal. Ini dianggap lebih efektif dalam membangun kecintaan dan rasa bangga anak terhadap budaya lokal.

Di samping pendekatan institusional, Kemendikdasmen juga mendorong peran keluarga dalam menanamkan kemampuan berbahasa daerah. “Kami berharap nilai dan kemahiran bahasa daerah dapat ditanamkan sejak dalam keluarga. Dari situ muncul kebanggaan anak terhadap bahasa ibunya sendiri,” imbuh Mu’ti.

Mu’ti juga menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah tidak boleh dipertentangkan dengan penguasaan bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Ketiganya penting dan saling melengkapi dalam membentuk karakter serta daya saing generasi muda Indonesia.

Sebagai penutup, Mu’ti menyerukan agar pelestarian bahasa daerah menjadi gerakan kolektif yang didukung masyarakat. “Upaya ini bukan hanya tugas pemerintah. Ini tugas kita semua untuk membangkitkan kesadaran bahwa melestarikan bahasa daerah adalah bagian dari membangun keutuhan dan persatuan Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Jasa view video

Capek Upload Sepi? Ini Jurus Rahasia Jasa View Video Bikin Videomu Banjir Penonton!

Tips      

24 Apr 2025 | 344


Di era digital saat ini, konten video semakin mendominasi berbagai platform media sosial. Dari YouTube hingga TikTok, video menjadi cara terbaik untuk mengekspresikan kreativitas, berbagi ...

promosi jasa pembuatan logo

Menciptakan Identitas Bisnis Melalui Logo UMKM dan Jasa Pembuatan Logo

Tips      

8 Jun 2025 | 452


Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, memiliki identitas yang kuat adalah hal yang mutlak. Salah satu elemen penting dalam membangun identitas bisnis adalah logo. Logo UMKM tidak ...

Mengapa Universitas Harus Memanfaatkan Blog sebagai Media Branding?

Mengapa Universitas Harus Memanfaatkan Blog sebagai Media Branding?

Tips      

10 Maret 2025 | 442


Di era digital sekarang ini, banyak universitas berlomba-lomba untuk meningkatkan brand awareness mereka di kalangan calon mahasiswa dan masyarakat luas. Salah satu cara yang efektif untuk ...

Teknik TikTok Agar Cepat Viral di FYP

Teknik TikTok Agar Cepat Viral di FYP

Tips      

22 Feb 2026 | 85


Banyak kreator bertanya-tanya bagaimana trik rahasia masuk FYP TikTok agar konten viral. TikTok adalah platform dinamis yang memberi peluang luas bagi semua kreator, asalkan strategi yang ...

Visi & Misi untuk Lingkungan Hidup di Kota Probolinggo

Visi & Misi untuk Lingkungan Hidup di Kota Probolinggo

Tips      

4 Nov 2025 | 213


Lingkungan hidup yang sehat, bersih, dan berkelanjutan menjadi prasyarat penting bagi kualitas hidup masyarakat kota. Di Kota Probolinggo, instansi yang membidangi urusan ini mempunyai ...

Partai PDIP Semakin Tenggelam, Setelah Penolakan di Sumbar dan Aceh Kini Giliran Pilkada Cilegon

Partai PDIP Semakin Tenggelam, Setelah Penolakan di Sumbar dan Aceh Kini Giliran Pilkada Cilegon

Politik      

8 Sep 2020 | 1400


Kabar mengejutkan datang dari partai PDIP yang tidak masuk catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon sebagai Partai Politik peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) kota Cilegon ...

Copyright © EPenulis.com 2026 - All rights reserved