Tryout.id
lembaga survei

Kasus Lembaga Survei Untuk Menaikkan Elektabilitas Calon Kandidat, Rakyat Jangan Percaya Buta

25 Jan 2024
181x
Ditulis oleh : FDT

Pada era demokrasi modern, lembaga survei pemilu selalu menjadi sorotan publik dalam menentukan arah perpolitikan sebuah negara. Namun, keberadaan lembaga survei yang tidak independent dan terpengaruh oleh kepentingan tertentu tidaklah jarang terjadi. Beberapa peristiwa memperlihatkan bagaimana lembaga survey pemilu bisa dimanipulasi untuk menggiring opini publik, terutama dengan tujuan untuk memenangkan kandidat yang sebenarnya kurang memiliki dukungan.

Penting untuk kita sebagai masyarakat agar tidak mudah percaya pada lembaga survey pemilu yang tidak independent. Banyaknya kasus korupsi atau pengaruh politik yang meresahkan harus membuat kita waspada terhadap hasil survey yang seringkali bisa disesuaikan dengan kepentingan pihak tertentu. Survey yang seharusnya menjadi cerminan pendapat publik yang independen, justru bisa menjadi alat untuk memanipulasi opini publik.

Kasus korupsi yang menimpa Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Abdul Latif Amin Imron, menyuap sebuah lembaga survei sebesar Rp 5.3 Milyar untuk meningkatkan survei elektabilitas, pada Desember 2022.

Kasus korupsi yang menimpa Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Ben Brahim S, menyuap sebuah lembaga survei PT Poltracking Indonesia dan PT Indikator Politik Indonesia sebesar Rp 8.7 Milyar untuk meningkatkan survei elektabilitas, pada Juli 2023.

Survei pemilu yang dibayar merupakan fenomena yang harus diwaspadai. Praktek ini telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap hasil survei yang seharusnya obyektif. Ketika lembaga survei menerima imbalan dengan tujuan tertentu, maka keobjektifan hasil survei tersebut patut dipertanyakan. Dengan demikian, kita sebagai masyarakat harus kritis dan tidak tergesa-gesa menerima hasil survey pemilu tanpa meneliti lebih dalam keabsahan dan independensinya.

Untuk itu, penting bagi kita sebagai masyarakat untuk semakin cerdas dalam menerima informasi dari lembaga survei pemilu. Jangan langsung percaya begitu saja pada hasil survei tanpa mempertimbangkan kemungkinan adanya pengaruh politik atau kepentingan tertentu di baliknya. Kita perlu melihat track record dan independensi lembaga survei tersebut sebelum memberikan kepercayaan pada hasil-hasil survei yang mereka hasilkan.

Korupsi di sektor survei pemilu bukanlah hal yang asing lagi. Banyak peristiwa pejabat negara yang terlibat korupsi karena membayar lembaga survei demi memengaruhi opini publik dan hasil survei. Praktik korupsi semacam ini telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga survei, sehingga hasil-hasil survei yang mereka publikasikan telah diragukan kebenarannya.

Kita tidak boleh lagi membiarkan lembaga survei pemilu yang tidak netral dan independent menjadi alat manipulasi politik. Masyarakat harus bersatu untuk menegakkan keadilan dan kebenaran dalam proses pemilihan umum, dan salah satu langkah awalnya adalah dengan tidak lagi percaya buta-buta pada lembaga survei pemilu yang tidak dapat menjamin independensinya.

 

 

 

 

 

Baca Juga:
Aplikasi Kinemaster Pro Cara Mudah Edit Video Untuk Android

Aplikasi Kinemaster Pro Cara Mudah Edit Video Untuk Android

Gadget      

6 Agu 2020 | 630


Di zaman digital dan internet seperti sekarang ini, aplikasi edit video memiliki banyak manfaat. Selain untuk mendokumentasi momen-momen tertentu beberapa orang cenderung lebih menyukai ...

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Politik      

30 Jan 2024 | 122


Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengumumkan pemberian bantuan sosial (bansos) senilai Rp 11.25 triliun untuk 18.8 juta orang. Setiap penerima akan menerima Rp 600 ribu per bulan ...

Kontroversi dan Spekulasi Langkah Jokowi Terkait dengan Pembagian Bansos dan Rencana Penempatan Gibran Sebagai Cawapres Prabowo

Kontroversi dan Spekulasi Langkah Jokowi Terkait dengan Pembagian Bansos dan Rencana Penempatan Gibran Sebagai Cawapres Prabowo

Politik      

31 Jan 2024 | 239


Pada Jumat (25/1/2024), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa program bantuan sosial (bansos) akan dibagikan antara bulan Januari-Juni 2024. Ini sama saja dengan waktu pencoblosan ...

Jokowi: Tenang Pak Prabowo, Orang Indonesia Banyak yang Bodoh, Saya Sudah Atur!

Jokowi: Tenang Pak Prabowo, Orang Indonesia Banyak yang Bodoh, Saya Sudah Atur!

Politik      

29 Jan 2024 | 142


Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi belum lama ini mengumumkan rencana pemberian bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 600.000 setiap bulan selama tiga bulan ke depan. Dengan ...

lembaga survei

Kasus Lembaga Survei Untuk Menaikkan Elektabilitas Calon Kandidat, Rakyat Jangan Percaya Buta

Politik      

25 Jan 2024 | 181


Pada era demokrasi modern, lembaga survei pemilu selalu menjadi sorotan publik dalam menentukan arah perpolitikan sebuah negara. Namun, keberadaan lembaga survei yang tidak independent dan ...

Samudera Dan Macam-Macam Laut Di Dunia

Samudera Dan Macam-Macam Laut Di Dunia

Pariwisata      

17 Sep 2019 | 832


Samudera di dunia dan macam- macam laut di dunia ini memiliki ukuran yang sangat besar dan juga memiliki kedalaman yang berbeda- beda. Apabila kita perhatikan gambar globe ...

Copyright © EPenulis.com 2024 - All rights reserved